Rumus Massa Jenis – Air, Minyak, Kayu, Contoh soal

Hai sahabat semua, jumpa lagi bersama kami yang kali ini akan membahas tentang rumus masa jenis, air, minyak, kayu beserta dengan contoh soalnya nih, lengkap untuk sahabat tenses semuanya.

Mau tahu rumus masa jenisnya? Sebelum itu mari kita simak pembahasan di bawah ini yuk!

Massa Jenis adalah

Atau bisa juga disebut dengan densitas atau rapatan adalah pengukuran masa setiap satuan volume benda. Apabila semakin tinggi masa jenis pada suatu benda maka akan semakin besar juga masa pada setiap volumenya.

Manfaat massa jenis yaitu menentukan jenis zat.

Setiap zat sendiri mempunyai massa jenis yang berbeda – besa. Selain itu pada satu zat berapapun massanya serta berapapun volumenya, nah maka dapat diketahui jika zat tersebut pun juga akan memiliki massa jenis dengan jumlah sama.

Lalu bagaimana menentukan massa jenis suatu benda?  Cara untuk menentukan massa jenis benda sangatlah mudah, yakni dengan cara membagi antara massa zat dengan volume zat. Apabila pada massa jenis zat yakni ρ (baca: rho), dan massa zat adalah M dan Volume Zat sebagai V, maka anda bisa membuat persamaannya seperti di bawah ini:

P= m/v

Keterangan;

ρ : massa jenis zat (Kg/m3)

m : massa zat (kg)

V : volume zat (m3)

Satuan massa jenis dalam SI adalah kg/cm3.

 

Massa jenis air dan minyak

Massa jenis air merupakan konstanta atau bisa juga disebut dengan murni yang bisa didapatkan dari temperatur dan tak memiliki ketergantungan pada volume air tersebut. Menurut definisi di atas, kerapatan air adalah massa zat berair yang ada dalam setiap satuan volume air. Pengukuran massa jenis air bisa dilakukan dengan menggunakan sebuah alat yang bernama Hidrometer.

Untuk nilai ketapatan yang terdapat dari sebuah massa jenis air murni sendiri yakni sekitar 1000 kg/m3 atau 1 gr/cm3.

Meski jika diperhatikan bentuknya sama sama berupa larutan cair akan tetapi massa jenis dari minyak ini sangatlah berbeda jika dibandingkan dengan massa jenis air yang ada. Maka dari itu akan ada sebab dan juga akibat yang nantinya akan ditimbulkan oleh teori yang ada dibawah ini, cek selengkapnya pada ulasan berikut ini:

Massa Jenis Minyak Lebih Kecil Apabila Dibandingkan Dengan Massa Jenis Yang Terdapat Pada Air

Poin pertama yang perlu diperhatikan dalam mempelajari massa jenis minyak ialah jumlah yang terdapat pada massa jenisnya ini lebih kecil jika dibandingkan dengan massa jenis air.

Misalnya saja, masa jenis merupakan hasil dari pembagian di antara massa total dengan massa volume total.

Dari sini bisa dilihat jika kedua zat cair ini mempunyai massa jenis yang jumlahnya berbeda sehingga massanya pun juga berbeda. Massa atau berat total yang dimiliki minyak terbukti lebih kecil jika dibandingkan dengan massa yang terdapat pada air, oleh sebab itu pada saat dihitung, hasilnya pun akan menunjukkan massa jenis air ini lebih besar jika dibandingkan dengan massa jenis yang dimiliki oleh minyak.

Ruang Antar Partikel Dan Juga Gerak Partikel

Salah satu yang menyebabkan massa jenis minyak dan air berbeda padahal kedua zat ini termasuk dalam jenis zat yang sama, ialah kerapatannya. Kerapatan dan gerak pertikel adalah ciri khas dari setiap benda. Bisa dikatakan jika minyak memiliki partikel dengan gerak yang lebih banyak jika dibandingkan dengan gerak partikel pada air.

Karena geraknya yang relatif lebih banyak inilah maka jumlah ruang kosong antar partikel juga semakin banyak sehingga kerapatannya semakin kecil. Ini pada akhirnya akan mengurangi kerapatan minyak relatif terhadap kerapatan air.

Ternyata Massa Jenis Yang Ada Pada Minyak Memang Lebih Kecil Sehingga Itu Menyebabkan Minyak Tidak Dapat Menyatu Atau Larut dengan Air.

Coba sobat mencampurkan air dan minyak dalam satu wadah, sobat pasti tahu jika minyak tidak akan bisa bercampur dengan air meskipun diaduk sekalipun. Hal ini adalah akibat yang ditimbulkan dari perbedaan massa jenis dari minyak dan massa jenis air,  kepadatan minyak sehingga minyak mengapung di permukaan air.

Massa Jenis Kayu

Massa jenis kayu yang berkisar 0,8 akan membuatnya berada diatas air dan tidak akan pernah bisa tenggelam. Karena nilai massa jenisnya berada dibawah air. Itulah sebabnya kayu tidak tenggelam jika di masukkan dalam air yang sobat ketahui massa jenis (ρ) air adalah 1 gr/cm³ atau kita singkat saja dengan “1”.

Contoh soal :

Apabila kalian diminta untuk merubah massa jenis dari = kg/m3 jadi = g/cm3 atau sebaliknya? Maka anda akan lebih mudah untuk mengkonversi satuan massa jenis dari kg/m3 menjadi g/cm3 dengan menggunakan cara yang ada di bawah ini:

Misalkan masa jenir air 1000 kg/m3, jika 1 kg = 1000 gram, maka 1000kg =1.000.000 gram,

Dan jika 1 m3 = 1.000.000 cm3 , maka hasil konversi dari 1000 kg/m3 ke g/cm3 adalah sebagai berikut;

1000 kg/m3= 1.000.000 g/1.000.000cm3

1000 kg/m3 = 1 g/ cm3

Nah, jadi sekarang sahabat tenses sudah tahu kan rumus masa jenis beserta dengan penjelasan lengkap dan contoh soalnya, selamat belajar ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *