Relasi Matematika – Pengertian, Contoh Soal Beserta, Sifat

Hallo sobat baca semua, diantara sobat semua adakah yang menggemari pelajaran Matematika ? Tambah, Kurang, Kali, Bagi atau apapun yang berkenaan dengan pelajaran Matematika Tersebut, sepertinya tidak semua dari kalian menyukai Mata Pelajaran Yang satu ini.

Karna menurut sebagian orang pelajaran matematika ini merupakan pelajaran yang terbilang sulit untuk dimengerti, namun lain halnya dengan orang yang menyukai atau bahkan sangat penasaran dengan apa yang terdapat dalam study satu ini.

Tapi perlu kalian ketahui, jika disimak dengan seksama sebenarnya matematika itu termasuk pelajaran yang menarik dan apabila kita dapat mengerti akan pelajaran ini, maka akan menjadi tolak ukur dan point penilaian tersendiri bagi kita untuk kedepannya.

Kali ini sobat baca semua mesti mencoba untuk mengerti tentang Relasi Matematika yang merupakan sedikit bagian dari Matematika, untuk itu ada baiknya kalian coba untuk menyimak dan memahami akan apa yang menjadi pembahasan kita kali ini, dengan membaca penjelasannya berikut ini.

Pengertian Relasi Matematika

Relasi merupakan suatu hubungan antara anggota pada suatu himpunan dengan anggota himpunan yang lain seperti relasi himpunan A ke himpunan B adalah untuk menghubungkan anggota – anggota himpunan A pada anggota – anggota himpunan B.

Cara Untuk Menyatakan Relasi

Untuk dapat menyatakan relasi dua himpunan A dan Himpunan B bisa dilakukan dengan tiga cara yaitu

  1. Diagram Panah

Anggota – Anggota himpunan P berlerasi dengan anggota himpunan Q dan juga relasi “menyukai” yang bisa dilihat dengan mudah dari arah panah yang ditunjukkan maka dari itu diagram tersebut disebut dengan diagram panah, sebab bentuknya yang menggunakan anak panah.

Untuk melihat contohnya anda bisa memperhatikan gambar yang ada di atas:

  1. Diagram Cartesius

Diagram Cartesius ini adalah sebuah diagram yang dapat kamu lihat sebagai diagram yang terdiri atas sumbu X dan juga sumbu Y, sementara itu pada diagram ini anggota himpunan P letaknya berada pada sumbu X sementara anggota himpunan Q letaknya berada pada sumbu y. Sedangkan relasi yang menghubungkan himpunan P dan Q biasanya akan ditunjukkan dengan menggunakan titik atau juga bisa menggunakan noktah.

Untuk melihat contohnya anda bisa memperhatikan gambar yang ada di bawah ini :

  1. Himpunan Pasangan Berurutan

Di dalam sebuah relasi yang menghubungkan sebuah himpunan yang satu dengan himpunan yang lainnya, ini dapat disajikan di dlaam bentuk himpunan pasangan yang berurutan dengan menggunakan cara penulisan seperti anggota himpunan P ditulis pertama sementara untuk anggota himpunan Q menjadi pasangannya.

Berikut ini adalah contohnya : {(Rani, basket)}, {(Rani, bulu tangkis)}, {(Dian, basket)}, {(Dian, atletik)}, {(Isnie, senam)}, {(Dila, basket)}, {(Dila, tenis meja)}

Sifat – Sifat Relasi

Relasi A x A merupakan sebuah relasi yang berasal dari himpunan A pada A itu sendiri dan memiliki sifat seperti di bawah ini :

  1. Refleksif
  2. Irefleksif
  3. Anti-simetrik
  4. Transitif
  5. Simetrik

Disebut relasi R dari A pada A sebagai relasi R di dalam A.

Perbedaan Relasi dan Fungsi

Secara umum relasi ini sendiri dapat diartikan sebagai suatu hubungan, hubungan yang dimaksudkan sendiri di sini yakni hubungan yang berlaku antara daerah asal atau domain dan daerah kawan atau kodomain. Sementara fungsinya yakni relasi yang memasangkan setiap anggota himpunan daerah asal tempat satu ke himpunan yang berada di daerah kawannya.

Sementara itu perbedaan antara relasi dan fungsi terletak pada cara pemasangan anggota himpunan ke daerah asalnya.

Dalam relasi tak ada aturan yang secara khusus dilakukan untuk pemasangan setiap anggota himpunan daerah asal ke daerah kawan, aturan ini sendiri hanya terikat di atas pernyataan relasi itu sendiri sehingga setiap anggota himpunan daerah asal bisa juga memiliki pasangan lebih dari satu atau bisa juga tidak memiliki pasangan.

Sementara pada fungsi di tiap tiap anggota himpunan daerah asal dipasangnkan dengan sebuah aturan yang khusus. Aturan ini sendiri mengharuskan setiap anggota himpunan daerah asal memiliki pasangan dan hanya tepat satu dipasangkan dengan derah kawannya.

Sehingga bisa disimpulkan jika setiap relasi belum tentu fungsi akan tetapi setiap fungsi sudah bisa dipastikan merupakan sebuah relasi.

Contoh Soal Relasi Matematika

jika ada himpunan P = {2, 3, 4, 6} dan Q = {1,2,3,4,6,8} serta ( faktor dari ) merupakan relasi yang mengubungkan antara himpunan P kepada himpunan Q.

Maka coba buatlah relasi ke dalam bentuk himpunan pasangan berurutan.

Jawaban :

{(2,2)}, {(2,4)}, {(2,6)}, {(2,8)}, {(3,3)}, {(3,6)}, {(4,4)}, {(4,8)}, {(6,6)}

Demikian pembahasan lengkap mengenai Relasi Matematika yang kami coba share khusus untuk kalian, teruslah ikuti dan baca artikel kami yang lebih menarik lainnya, semoga ini dapat bermanfaat untuk kalian semua dan sampai jumpa kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *