Pengertian globalisasi ekonomi

Globalisasi ekonomi adalah integrasi ekonomi dan komersial antar negara di tingkat nasional, regional dan internasional, untuk secara efisien memanfaatkan barang dan jasa masing-masing negara.

Penyatuan ekonomi nasional dan regional ini dilakukan melalui transaksi barang, jasa, teknologi dan informasi antar negara masing-masing.

Globalisasi ini didorong oleh pertumbuhan media yang teknologinya banyak digemari belakangan ini, misalnya dengan kemajuan internet.

Ciri-ciri globalisasi ekonomi

Di antara ciri-ciri utama globalisasi ekonomi kita dapat menyebutkan bahwa:

  • Ini terutama didorong oleh berbagai perjanjian perdagangan bebas atau blok ekonomi, seperti Mercosur atau NAFTA.
  • Ini mempromosikan penciptaan lapangan kerja dan mendorong ekonomi negara-negara yang terlibat.
  • Itu dilakukan di bawah impor dan ekspor barang dan jasa.
  • Ini menggunakan telekomunikasi dan teknologi untuk melakukan proses transaksi.
  • Itu hadir di sebagian besar negara di dunia.

Keuntungan dan kerugian globalisasi ekonomi

Keuntungan.

Kelebihan utama yang dibawa oleh globalisasi ekonomi adalah sebagai berikut:

  • Biaya produksi industri menurun dan karenanya menghasilkan harga produk komersial lebih murah.
  • Meningkatkan jumlah lapangan kerja di negara-negara yang bergabung dengan negara lain untuk mengimpor dan mengekspor, terutama jika negara-negara tersebut terbelakang.
  • Adanya persaingan antar perusahaan yang menghasilkan peningkatan kuantitas produk yang akan dipasarkan dan kemajuan dalam kualitasnya.
  • Peningkatan teknologi memungkinkan produksi yang lebih baik lebih cepat dan terus menemukan cara baru untuk mengoptimalkan teknologi dalam proses.
  • Konsumen atau pembeli memiliki lebih banyak variasi produk untuk dipilih, termasuk kebutuhan dan barang.

Kekurangan

Seperti tindakan ekonomi lainnya, globalisasi memiliki beberapa kelemahan, seperti:

  • Ketimpangan ekonomi baik antar negara yang berbeda maupun antar berbagai perusahaan yang bersaing dalam suatu wilayah.
  • Degradasi lingkungan.
  • Kecenderungan pengangguran yang lebih tinggi di negara maju, karena perusahaan mereka bermigrasi ke tempat lain di mana mereka dapat menemukan bahan baku atau tenaga kerja yang lebih murah.
  • Berkurangnya perkembangan pasar nasional, yang mengurangi peluang perusahaan nasional dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan dalam perekonomian negara.

Contoh globalisasi ekonomi

Contoh penerapan model globalisasi ekonomi ini diusulkan di bawah ini.

  • Penggunaan jejaring sosial untuk pemasaran digital, yang memungkinkan komersialisasi barang dan jasa di berbagai wilayah di seluruh dunia.
  • Pasar saham, karena harganya mempengaruhi perusahaan di seluruh dunia.
  • Perjanjian perdagangan bebas antar negara yang berbeda.
  • Ekspansi pesat perusahaan transnasional dengan anak perusahaan yang berbeda di berbagai belahan dunia.
  • Eksploitasi sumber daya alam suatu negara untuk dijual sebagai bahan baku.
  • Layanan transaksi uang internasional, seperti PayPal.
  • Jenis mata uang baru yang diperdagangkan di pasar global, seperti BitCoin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *