8 Planet Anggota Tata Surya dan penjelasan lengkap

Tata surya terdiri dari matahari dan segala sesuatu yang mengorbit di sekitarnya, termasuk planet, bulan, asteroid, komet, dan meteoroid. Tata surya memanjang dari matahari, disebut Sol oleh orang Romawi kuno, dan melewati empat planet bagian dalam, melalui Sabuk Asteroid ke empat raksasa gas dan ke Sabuk Kuiper yang berbentuk cakram dan jauh melampaui heliopause yang berbentuk tetesan air mata. Para ilmuwan memperkirakan bahwa tepi tata surya berjarak sekitar 9 miliar mil (15 miliar kilometer) dari matahari. Di luar heliopause terletak raksasa, Oort Cloud berbentuk bola, yang diperkirakan mengelilingi tata surya.

Sejak zaman dahulu, manusia telah mengetahui bahwa di antara bintang-bintang di langit, terdapat juga benda-benda langit lainnya yang mempunyai gerakan-gerakan tertentu. Telah dikenal pula lima planet yang dapat di lihat hanya dengan mata telanjang, yaitu Merkurius, Venus, Mars, Yupiter, dan Saturnus.

Kemudian dengan bantuan teleskop di temukan lagi dua buah planet yang besar, yaitu Uranus dan Neptunus. Selain itu di kenal pula kelompok planet-planet kecil berjumlah ratusan, yang diberi nama planetoid dan asteroid.

Ciri-ciri Planet

Beberapa hal penting untuk diketahui mengenai ciri-ciri planet adalah sebagai berikut.

  • Planet-planet tidak mempunyai cahaya sendiri, cahaya planet merupakan cahaya yang di terima dari matahari kemudian di pantulkan kembali.
  • Panet-planet tidak berkerlap-kerlip seperti halnya bintang sejati, tetapi berkilau.
  • Dengan teleskop, planet-planet terliht seperti piringan atau cakram yang bersinar, Mars dan Yupiter menunjukan bagin-bagian yang sama terangnya, sedangkan Merkurius dan Venus menunjukan rupa-rupa semu seperti bulan.
  • Lintasan planet merupakan bidang-bidang yang berbentuk elips.
  • Planet-planet beredar mengelilingi Matahari dengan arah yang sama.
  • Kebanyakan planet memiliki satelit pengiring atau bulan.

Planet Tata Surya

Tata surya kita terdiri dari bintang rata-rata yang kita sebut Matahari, planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Ini termasuk: satelit dari planet-planet; banyak komet, asteroid, dan meteoroid; dan media antarplanet. Matahari adalah sumber terkaya energi elektromagnetik (kebanyakan dalam bentuk panas dan cahaya) di tata surya. Tetangga bintang terdekat Matahari yang diketahui adalah bintang katai merah bernama Proxima Centauri, pada jarak 4,3 tahun cahaya. Seluruh tata surya, bersama-sama dengan bintang-bintang lokal yang terlihat pada malam yang cerah, mengorbit pusat galaksi rumah kita, sebuah piringan spiral berisi 200 miliar bintang yang kita sebut Bimasakti. Bima Sakti memiliki dua galaksi kecil yang mengorbit di dekatnya, yang terlihat dari belahan bumi selatan. Mereka disebut Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil. Galaksi besar terdekat adalah Galaksi Andromeda. Ini adalah galaksi spiral seperti Bima Sakti tetapi 4 kali lebih besar dan berjarak 2 juta tahun cahaya. Galaksi kita, salah satu dari milyaran galaksi yang diketahui, sedang melakukan perjalanan melalui ruang intergalaksi.

1. Merkurius

Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari. Jaraknya 0,39 satuan astronomi (AU) atau kira-kira 58,5 juta km. elongasi (jarak sudut paling besar) atara merkurius dengan matahari adalah 28o baik di sebelah barat maupun sebelah timur. Planet ini merupakan planet berukuran kecil dengan diameter di ekuatornya adalah 4.878 km. letaknya tidak pernah jauh dari matahari sehingga sukar untuk menyelidikinya. Pada sore hari, merkurius terlihat dari bumi sebagai bintang sore, dan cepat terbenam. Pada pagi hari, merkurius tampak sebagai bintang pagi yang segera disusul dengan terbitnya matahari.

Revolusi merkurius hanya 88 hari dan waktu rotasinya 58 hari 15 jam. Oleh karena letaknya begitu dekat dengan matahari, temperatur di permukaan mencapau 350oC pada siang hari dan -170oC pada malam hari. Jadi jelas disan tidak mungkin ada kehidupan. Massa Merkurius paling kecil diantara planet-planet anggota tata surya, yaitu 0,006 kali massa bumi, dan tidak ada lapisan udara (atmofer) yang menyelimutinya. Merkurius menyebrangi matahari 3 kali dalam setahun. Peristiwa penyebrangan benda langit terhadap benda langit lain yang lebih besar di lihat dari suatu ti-tik di sebut transit. Apabila planet berada di balik bayangan matahari (jika dilihat dari bumi), berarti planet sedang beroposisi, dan bila di depan matahari, berarti planet itu sedang berkonjungsi. Transit merkurius akan terlihat seperti ti-tik hitam pada wajah matahari.

2. Venus

Planet yang paling dekat dengan bumi dan kedua terdekat dari matahari, dengan jarak 0.72 AU atau kira-kira 180 juta km. oleh karena kedekatan tersebut, venus paling terang jika di lihat dari bumi. Sudut elogasi sekitar 48o planet ini besarnya menyerupai bumi, dengan diameter pada ekuatornya sebesar 120.104 km. di venus, matahari terbit di sebelah barat dan terbenam di sebelah timur. Seperti hal nya merkurius, venus terlihat dari bumi sebagai bintang pagi dan bintang sore yang cahayanya lebih terang.

Revolusi venus adalah 224,7 hari dengan periode rotasi selama 243 hari. Temperatur di permukaan venus sebesar 480oC dengan massa 0.8 kali massa bumi. Permukaan venus tidak terlihat karena tertutup awan yang sangat tebal, terdiri dari sulfur dioksida dan hujannya bersifat merusak (korosif). Sinar matahari yang sampai kepermukaan venus sekitar 20%.

Pesawat ruang angkasa yang tidak berawak pertama kali mendarat di venus adalah Venara IX dan Venara X milik rusia pada bulan oktober 1975. Dari hasil penelitian pada tahun 2008, diketahui bahwa atmosfer venus mengandung CO2 dengan tekanan udara 20 atmosfer atau 20 kali tekanan udara di bumi. Gravitasi venus sebesar 0.88 kali gravitasi bumi. Venus tidak memiliki satelit (bulan) dan cincin.

3. Bumi

Bumi adalah planet yang kita huni.

4. Mars

Jarak antara Mars dan Matahari adalah 1,52 AU atau kira-kira 228 juta km. diameternya pada ekuator sebesar 6.795 km. dilihat dari bumi, mars terlihat agak merah sehingga mudah dikenali. Warna kemerahan yang tampak karena tanah di mars mengandung karat besi, planet ini menyerupai bumi, karenanya dahulu orang berpendapat bahwa ada kehidupan di mars.
Mars berevolusi selama 687 hari dengan masa rotasi selama 24 jam 7 menit. Temperatur permukaan mars adalah -23oC dan massanya 0,11 kali massa bumi atmosfernya mengandung CO2 dan memiliki gravitasi 0,38 kali gravitasi bumi

Jika dilihat dengan teleskop dari bumi, permukaan mars penuh dengan garis-garis yang bersimpang siur, semula diperkirakan bahwa garis-garis tersebut merupakan terusan yang digunakan penduduk mars untuk pengairan. Namun, setelah diselidiki, ternyata garis-garis tersebut disebabkan oleh fenomena atmosfer mars.

Pada tanggal 20 juli 1976 pesawat antariksa Viking I (AS) berhasil mendarat di mars di daratan Chryse Planitia, dan di susul Viking II tanggal 3 september 1976 di daratan Utopia. Hasil penyelidikan tahun 2008 manyatakan bahwa permukaan mars mirip padang tandus dan banyak di jumpai endapan lumpur. Gunung barapi tertinggi di tata surya terdapat di planet mars, yaitu Olympus Mont, dengan ketinggian kira-kira 3 kali tinggi gunung Evrest. Planet mars mempunyai dua satelit, yaitu

  • Phobos, di temukan pada tanggal 7 agustus 1887 oleh Asaph Hall merupakan satelit mars yang terdekat dengan jarak 9.370 km dan menyimpang dari ekuator mars sebesar 1,75 derajat.
  • Deimos, ditemukan juga oleh Asaph Hall tidak lama setelah Phobos. Jarak dari mars sejauh 23.500 km dan menyimpang dari ekuator mars sebesar 1 derajat.

5. Yupiter

Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya dengan diameter ekuatornya sebesar 142.800 km, jarak yupiter terhadap matahari sejauh 5,20 AU atau sekitar 780 km. revolusi yupiter memerlukan waktu 11,86 tahun dan rotsinya selama 9 jam 50 menit, temperatur pada permukaan yupiter adalah 150oC dan massa yupiter sebesar 317,9 kali massa bumi. Atmosfer terdiri dari gas hidrogen dan helium. Di permukaannya terdapat bitik merah besar dengan panjang 40.000 km dan lebar 4.000 km yang merupakan sebuah badai dan berasal dari gas helium yang sudah mencair karena dingin.

Gravitasi di yupiter sebesar 2,64 kali gravitasi bumi. Yupiter mengandung susunan warna yang sejajar dengan khatulistiwa, di dalamnya terdapat aliran udara yang menuju daerah ekutor dan muncul di tempat lain. Menurut William Ramsey, seorang astronom inggris, yupiter tersusun atas lapisan-lapisan sebagai berikut.

  • Lapisan yang paling dalam/inti, terdiri atas hidrogen padat, dengan ketebalan 125.000 km.
  • Lapisan kedua, terdiri atas hidrogen tetapi tidak begitu padat.
  • Laposan ketiga, berupa atmosfer hidrogen amonia dan helium dengan ketebalan 6.000 km.

Yupiter mempunyai 66 satelit atau bulan, termasuk diantaranya Io,Europa, Ganymede, Callisto, Amalthea, Himalia, Elara, Pasiphae, Sinope, Lysithea, Carme, Ananke, Leda, Thebe, Adrathea, dan Metis. Selain mempunyai satelit, yupiter juga mempunya 4 cincin.

6. Saturnus

Planet ini memiliki struktur yang hampir sama dengan yupiter. Jarak dari matahari adalah 9,54 AU atau sekitar 1.431 juta km. diameter saturnus pada ekuatornya sepanjang 120.000 km. revolusi saturnus selama 29,46 tahun dan rotasinya selama 10 jan 14 menit. Temperatur permukaan saturnus adalah -180oC dan massanya 59,2 kali massa bumi. Gravitasi saturnus sebesar 1,15 kali gravitasi bumi.

Karena letaknya yang jauh, apabila kita meliha matahari dari saturnus, hasilnya sama seperti kita melihat venus dari bumi. Saturnus termasuk planet gas yang besar dan padat. Atmosfernya terdiri atas hidrogen dan helium. Menurut Ramey, inti saturnus terdiri atas batuan padat dan tebalnya 40.000 km, diatasnya terdapat lapisan hidrogen yang sudah membeku setebal 13.000 km, dan diatasnya lagi terdapat atmosfer hidrogen.

Dalam penyelidikan tahun 2008, diketahui keistimewaan saturnus adalah cincin yang melingkarnya berjumlah lebih dari 1.000 buah, namun nampak seperti satu kesatuan. Terdapat teori yang menyatakan bahwa cincin tersebut berasal dari satelit saturnus yang meledak lalu berubah menjadi debu, cincin gas ini terdiri atas.

  • Cincin paling luar, tebalnya 16.000 km
  • Cincin tengah, tebalnya 36.000 km
  • Cincin dalam, tebalnya 16.000 km

Diantara cincin luar dan tengah terdapat celah-celah yang lebarnya 2.572 km dan terdiri atas gas uap air yang sudah membeku yang disebut celah Cassini. Jika di lihat dari bumi, kemiringan cincin iru berubah-ubah, tergantung pada sumbu rotasinya, saturnus memiliki 62 satelit.

7. Uranus

Planet uranus hanya dapat kita lihat dengan menggunakan teleskop. Planet ini di temukan oleh ahli astronomi William Herschel pada tahun 1781. Jarak antara uranus dan matahari adalah 19,18 AU atau sekitar 2.877 juta km. semua permukaannya pernah menghadap ke matahari secara tegak lurus karena orbit kemiringannya sebesar 98o terhadap ekuator. Garis tengah uranus pada ekuator adalah 60.268 km.

Revolusi uranus memerlukan waktu 84,01 tahun dengan rotasi selama 17 jam 14 menit. Struktur lapisan planet ini diperkirakan sama dengan saturnus, hanya lapisan hidrogennya lebih sedikit. Hasil penyelidikan NASA pada tahun 1977 menunjukan bahwa uranus merupakan planet kedua yang memiliki cincin, ini terbukti dari adanya lingkaran-lingkaran materi yang mengelilinginya. Temperatur di permukaan uranus adalah -210oC, dan massa uranus 14,6 kali massa bumi. Gravitasi uranus sebesar 1,06 kali gravitasi bumi.

Dari penyelidikan tahun 2000 diketahui atmosfer uranus terdiri atas hidrogen, helium, dan metana (CH4) . uranus mempunyai 27 buah satelit, diantaranya Oberon, Titania, Umbreil, Ariel, dan Miranda. Selain itu uranus juga mempunyai cincin sebanyak 18 buah.

8. Neptunus

Neptunus di temukan pada tahun 1846 berkat kerja sama antara Urbain Le Verrier dengan Jhon C. Adams. Neptunus bergaris tengah 24.764 km, tampak memantul warna hijau kebiru-biruan, berciri sama seperti uranus, dan hanya bisa dilihat dengan menggunakan teleskop yang kuat. Atmosfer neptunus di liputi awan tebal.

Neptunus berotasi selama 16 jam 6 menit, dengan lama revolusi 164,8 tahun. Jarak neptunus dengan matahari adalah 30,1 AU atau sekitar 4.509 juta km. temperatur pada permukaannya sebesar -218oC. lapisan atmosfer neptunus terdiri atas hidrogen, helium, dan metana. Gravitasinya sebesar 1,14 kali gravitasi bumi, dengan massa sebesar 17,15 kali massa bumi.

Neptunus memiliki 13 buah satelit yaitu sebagai berikut.

  • Triton, nerupakan satelit yang besar. Ditemukan oleh William Lassell pada tahun 1846
  • Nereid, berukuran lebih kecil dari Triton. Ditemukan oleh Gerard P Kuiper pada tahun 1949

Penemuan Tata Surya

Selama ribuan tahun, para astronom mengikuti titik-titik cahaya yang tampak bergerak di antara bintang-bintang. Orang Yunani kuno menamakannya planet, yang berarti “pengembara.” Merkurius, Venus, Mars, Yupiter, dan Saturnus dikenal pada zaman purba, dan penemuan teleskop menambahkan Sabuk Asteroid, Uranus, Neptunus, Pluto, dan banyak dari bulan-bulan di dunia ini. Fajar era ruang angkasa menyaksikan puluhan penyelidikan diluncurkan untuk menjelajahi sistem kami, sebuah petualangan yang berlanjut hingga hari ini. Hanya satu pesawat ruang angkasa sejauh ini, Voyager 1, yang telah melewati ambang pintu ke ruang antarbintang.

Penemuan Eris memulai banyak penemuan baru planet kerdil, dan akhirnya menyebabkan Persatuan Astronomi Internasional merevisi definisi “planet.” Revisi mengubah status Pluto dari planet ke planet kerdil pada tahun 2006, sebuah keputusan yang masih kontroversial – terutama setelah misi New Horizons menemukan keanekaragaman geologis yang sangat besar di dunia pada tahun 2015.

Para astronom sekarang memburu planet lain di tata surya kita, planet kesembilan sejati, setelah bukti keberadaannya diumumkan pada 20 Januari 2016. Yang disebut “Planet Nine,” seperti yang disebut para ilmuwan, sekitar 10 kali lipat. massa Bumi dan 5.000 kali massa Pluto.

Pembentukan Tata Surya

Banyak ilmuwan berpikir tata surya kita terbentuk dari awan gas dan debu raksasa yang berputar yang dikenal sebagai nebula matahari. Ketika nebula runtuh karena gravitasinya, nebula itu berputar lebih cepat dan diratakan menjadi cakram. Sebagian besar materi ditarik ke tengah untuk membentuk matahari. Partikel lain di dalam disk bertabrakan dan menempel bersama untuk membentuk benda seukuran asteroid yang dinamai planetesimal, beberapa di antaranya bergabung menjadi asteroid, komet, bulan, dan planet.

Angin matahari dari matahari begitu kuat sehingga menyapu sebagian besar elemen yang lebih ringan, seperti hidrogen dan helium, dari planet-planet terdalam, meninggalkan sebagian besar dunia kecil berbatu. Angin matahari jauh lebih lemah di daerah luar, namun, menghasilkan raksasa gas yang sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium.

Matahari sebagai bintang

Matahari sejauh ini merupakan objek terbesar di tata surya kita, yang mengandung 99,8 persen massa tata surya. Ini melepaskan sebagian besar panas dan cahaya yang memungkinkan kehidupan di Bumi dan mungkin di tempat lain. Planet mengorbit matahari di jalur berbentuk oval yang disebut elips, dengan matahari sedikit di luar pusat setiap elips. NASA memiliki armada pesawat ruang angkasa yang mengamati matahari untuk mempelajari lebih lanjut tentang komposisinya, dan membuat prediksi yang lebih baik tentang aktivitas matahari dan efeknya terhadap Bumi.

Tata surya bagian dalam

Antara Mars dan Jupiter terletak Sabuk Asteroid. Asteroid adalah planet minor, dan para ilmuwan memperkirakan ada lebih dari 750.000 di antaranya dengan diameter lebih besar dari tiga perlima mil (1 km) dan jutaan asteroid yang lebih kecil. Planet kerdil Ceres, yang berdiameter sekitar 590 mil (950 km), berada di sini. Sejumlah asteroid memiliki orbit yang membawanya lebih dekat ke tata surya yang kadang-kadang menyebabkan mereka bertabrakan dengan Bumi atau planet bagian dalam lainnya.

Bumi dikelilingi oleh armada pesawat ruang angkasa, dan Mars telah dikunjungi oleh banyak pesawat ruang angkasa juga. Beberapa misi Mars yang lebih menonjol termasuk penjelajah Curiosity, penemu Peluang dan Roh, Mars Reconnaissance Orbiter (yang mengambil gambar resolusi tinggi dari orbit), dan pendarat dan penjelajah Viking. Venus telah dieksplorasi oleh pesawat ruang angkasa Amerika, Eropa dan Soviet selama beberapa dekade. Mercury telah menjadi tuan rumah bagi beberapa flybys dan misi jangka panjang dua: MESSENGER (sekarang menyimpulkan) dan BepiColombo (diharapkan diluncurkan pada 2018).

Tata surya bagian luar

Planet-planet luar – Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus – adalah dunia raksasa dengan lapisan gas luar yang tebal. Di antara planet-planet ini, mereka memiliki lusinan bulan dengan berbagai komposisi, mulai dari batuan hingga es bahkan vulkanik (seperti dalam kasus Jupiter’s Io.) Hampir semua massa planet terdiri dari hidrogen dan helium, memberi mereka Komposisi seperti itu dari matahari. Di bawah lapisan luar ini, mereka tidak memiliki permukaan padat – tekanan dari atmosfer tebal mereka mencairkan bagian dalamnya, meskipun mereka mungkin memiliki inti berbatu. Cincin debu, batu, dan es mengelilingi semua raksasa ini, dengan Saturnus yang paling terkenal.

Komet sering dikenal sebagai bola salju kotor, dan sebagian besar terdiri dari es dan batu. Ketika orbit komet membawanya mendekati matahari, beberapa es di inti pusatnya berubah menjadi gas yang menyembur keluar dari sisi komet yang diterangi matahari, yang dibawa angin matahari ke luar untuk membentuk menjadi ekor yang panjang. Komet periode pendek yang menyelesaikan orbitnya dalam waktu kurang dari 200 tahun diperkirakan berasal dari Sabuk Kuiper berbentuk cakram, sedangkan komet jangka panjang yang membutuhkan waktu lebih dari 200 tahun untuk kembali diperkirakan berasal dari Oort Cloud berbentuk bola.

Jupiter dan Saturnus masing-masing telah dikunjungi oleh beberapa pesawat ruang angkasa, dan juga menjadi tuan rumah bagi misi jangka panjang termasuk Juno dan Galileo di Jupiter, dan Cassini di Saturnus. Akan tetapi, Uranus dan Neptunus hanya terlihat selama satu penerbangan lintas pesawat terbang – yaitu Voyager 2 pada 1980-an. Beberapa ilmuwan sedang berupaya menciptakan pengorbit Uranus atau Neptunus untuk terbang ke sana pada sekitar tahun 2030-an. Para ilmuwan melakukan pengamatan dari tanah juga, untuk melacak perubahan jangka panjang dalam cuaca dan formasi awan di raksasa gas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *